Selasa, 15 Oktober 2013

Tentang ASEAN


Sejarah terbentuknya ASEAN
ASEAN singkatan dari Association of South East Asian Nation. ASEAN berdiriberdiri pada tanggal 8 Agustus 1967. Terbentuknya ASEAN diawali dengan adanya pertemuan antara lima negara yang diwakili oleh para menteri luarnegerinya. Lima negara itu adalah Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, dan Thailand. Pertemuan dilaksanakan pada tanggal 5-8 Agustus 1967 di Bangkok Thailand. Pertemuan tersebut menghasilkan Deklarasi Bangkok yang menjadi dasar berdirinya ASEAN. Deklarasi Bangkok disahkan pada tanggal 1967 yang ditandatangai ileh menteri luar negeri negara peserta sebagai berikut :


No
Negara
Menteri Luar Negeri
1.
Indonesia
Adam Malik
2.
Malaysia
Tun Abdul Razak
3.
Singapura
S. Rajaratnam
4.
Filipina
Narsisco Ramos
5.
Thailand
Thanat Khoman




Kelima negara tersebut metupakan pelopor berdirinya ASEAN. Keanggotaan ASEAN kemudian bertambah menjadi sepuluh dengan masuknya negara-negara berikut :

 

No
Negara
Bergabung pada
1.
Brunai Darussalam
8 Januari 1984
2.
Vietnam
28 Juli 1995
3.
Myanmar
23 Juli 1997
4.
Laos
23 Juli 1997
5.
Kamboja
30 April 1999


2. Tujuan ASEAN


Tujuan dibentuknya ASEAN adalah :

  1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kemajuan social budaya di Asia Tenggara;
  2. Memajukan perdamaian dan stabilitas regional Asia Tenggara;
  3. Memajukan kerja sama dan saling membantu kepentingan bersama dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi;
  4. Memajukan kerjasama di bidang pertanian, industri, perdagangan, pengangkutan, dan komunikasi;
  5. Memajukan penelitian bersama mengenai masalah – masalah Asia Tenggara;
  6. Memelihara kerja sama yang lebih erat dengan organisasi – organisasi internasional dan regional.

3. Prinsip - Prinsip Utama ASEAN


Prinsip-prinsip utama ASEAN adalah sebagai berikut:

  1. Menghormati kemerdekaan, kedaulatan, kesamaan, integritas wilayah nasional, dan identitas nasional setiap negara
  2. Hak untuk setiap negara untuk memimpin kehadiran nasional bebas daripada campur tangan, subversif atau koersi pihak luar
  3. Tidak mencampuri urusan dalam negeri sesama negara anggota
  4. Penyelesaian perbedaan atau perdebatan dengan damai
  5. Menolak penggunaan kekuatan yang mematikan
  6. Kerjasama efektif antara anggota




4. Kerja sama ASEAN

Beberapa kerja sama antar Negara ASEAN yang kini sudah terlaksana adalah dengan mendirikan pabrik-pabrik sebagai berikut :

  1. Pabrik Vaksin di Singapura
  2. Pabrik Industri Tembaga di Filipina
  3. Pabrik Pupuk Urea di Malaysia
  4. Pabrik Pupuk Urea Amonia di Aceh, Indonesia
  5. Pabrik Abu Soda di Thailand

Contoh bentuk kerja sama yang lin adalah sebagai berikut :

  1. Di bidang social cultural dengan melakukan tukar – menukar kebudayaan.
  2. Di bidang ekonomi dengan ,elakukan proyek – proyek kerja sama seperti proyek mesin diesel.
  3. Di bidang perdagangan dengan mengekspor gula, tepung tapioca, kopi, sagu, rempah-rempah pisang, dan minyak bumi.
  4. Di bidang kepolisian dan bea cukai dalam mengatasi penyelundupan, imigran gelap, dan memberantas perompak di lautan.
  5. Di bidang politik dengan mengirimkan duta dan konsul.